3 Acara Sosial dari WNI Untuk Pengangguran dan Tunawisma di Amerika

3 Acara Sosial dari WNI Untuk Pengangguran dan Tunawisma di Amerika

3 Acara Sosial dari WNI Untuk Pengangguran dan Tunawisma di Amerika – Sama seperti negara lain, Amerika juga termasuk negara yang memiliki jumlah pengangguran dan tunawisma yang cukup tinggi. Melihat hal tersebut, para WNI mengadakan berbagai kegiatan sosial di Amerika khususnya untuk para pengangguran dan tunawisma.

Biasanya kegiatan sosial dilakukan untuk memperingati hari tertentu. Akan tetapi, ada juga beberapa kegiatan sosial yang dilakukan karena telah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya.
Apa sajakah kegiatan sosial dari para WNI yang berhati besar ini untuk pengangguran dan tunawisma di Amerika? Simak informasinya berikut ini.

Pengangguran dan Tunawisma di Amerika

Meskipun terbilang sebagai negara yang maju, ternyata Amerika juga memiliki permasalahan yang sama dengan negara kita, yaitu pengangguran dan tunawisma. Kedua permasalahan ini tidak lepas antara satu sama lain. Karena seorang tunawisma sudah pasti pengangguran, dan seorang pengangguran jika tidak segera mendapatkan pekerjaan akan berpotensi untuk menjadi seorang tunawisma. Apalagi dengan keadaan pandemi saat ini banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan menjadi pengangguran. Untuk negara maju seperti Amerika saja, angka pengangguran meningkat mencapai hingga lebih dari 5 persen akibat corona.

Berbagai upaya juga telah dilakukan oleh pemerintah setempat untuk mengatasi terjadinya peningkatan pengangguran dan tunawisma akibat pandemi saat ini. Salah satu contohnya adalah dengan memberikan bantuan. Namun ternyata, kegiatan sosial di Amerika untuk pengangguran dan tunawisma tidak hanya dilakukan oleh pemerintah Amerika saja. Para WNI yang tinggal di sana juga melakukan kegiatan sosial dengan skala kecil.

Beberapa kegiatan yang dilakukan juga telah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya, tidak hanya pada saat pandemi seperti saat ini. Tidak hanya membantu para pengangguran dan tunawisma yang ada di Amerika, kegiatan sosial yang mereka adakan juga diharapkan dapat menambah rasa gotong royong dan menjaga silaturahmi antar para WNI yang berada di Amerika.

Berikut kegiatan-kegiatan sosial yang diadakan WNI untuk para pengangguran dan tunawisma di Amerika :

1. Pembagian Makanan Untuk Tunawisma dari Dompet Dhuafa USA dan IMYA
Melihat keadaan para tunawisma yang memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti makan dengan cara meminta-minta, akhirnya organisasi berbadan hukum Dompet Dhuafa USA Inc. mengadakan program feeding homeless atau kegiatan menyediakan makanan untuk tunawisma.

Kegiatan ini juga diikuti oleh Indonesian Muslim Youth in America (IMYA). Kolaborasi yang dilakukan oleh kedua organisasi ini akhirnya menjadi kegiatan yang rutin dilakukan. Kegiatan sosial tersebut juga melakukan kerja sama dengan salah satu gerai restoran cepat saji sebagai penyedia makanan. Program tersebut biasanya dimulai dengan membuat sandwich oleh para relawan di salah satu restoran cepat saji. Biasanya paket makan siang yang dibagikan berjumlah 50 dan akan dibawa ke daerah tempat para tunawisma berkumpul untuk berteduh dan makan.

Pembagian makan siang ini biasanya dilakukan di Arlington Street People’s Assistance Network. Disana sudah ada sekitar 50 tunawisma yang akan mengantre untuk mendapatkan paket makan siang dari kegiatan sosial ini. Para relawan IMYA sendiri merasa bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari kepedulian warga negara Indonesia kepada warga negara Amerika yang sedang menimba ilmu atau bekerja di negara tersebut.  Mereka berharap bahwa kegiatan sosial di Amerika ini akan terus berlanjut dan bisa menjadi lebih besar lagi.

Kegiatan Sosial Warga Negara Indonesia di Philadelphia

2. Kegiatan Sosial Warga Negara Indonesia di Philadelphia
Kegiatan sosial yang dilakukan oleh kelompok Kampoeng Indonesia ini diadakan untuk memperingati Hari Ibu di Amerika. Kegiatan ini diadakan ketiga kalinya untuk membantu warga Indonesia yang kehilangan pekerjaan akibat corona khususnya yang bermukim di South Philadelphia. Tercatat hampir 300 kepala keluarga yang kehilangan pekerjaan mendapatkan bantuan dari kegiatan sosial ini. Bantuan yang diberikan berupa sembako, seperti beras, gula, telur, roti, minyak goreng dan mie instan.

Selain sembako, mereka juga mendapatkan paket makan siang yang diberikan dari berbagai restoran Indonesia di Amerika. Kegiatan ini juga didukung oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York dengan turut serta memberikan bantuan berupa masker. Tidak hanya mengadakan kegiatan sosial, kelompok Kampoeng Indonesia yang terbentuk pada tahun 2019 juga memiliki misi untuk melestarikan dan mempromosikan kebudayaan Indonesia di Amerika melalui kuliner dan tarian tradisional. Mereka berhasil menjalankan misi tersebut dengan mengadakan acara Indonesian Festival di Cherry Street Pier, Philadelphia, dalam rangka merayakan hari kemerdekaan. Acara yang diadakan sebelum adanya corona ini sukses menghadirkan hingga lebih dari 3.000 pengunjung.

3. Kegiatan Sosial Gereja Protestan Indonesia
Yayasan Wilderness mencetuskan kegiatan sosial dan mengajak berbagai gereja di Amerika untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Salah satu yang ikut berpartisipasi adalah Gereja Protestan Indonesia. Kegiatan ini dilakukan setiap hari Minggu. Selain kegiatan sosial, yayasan ini juga mengadakan kegiatan ibadah bagi tunawisma di salah satu taman di Washington DC. Gereja Protestan Indonesia rutin mengikuti kegiatan ini 3 tahun sekali, yaitu pada hari Paskah, Natal dan ulang tahun gereja. Selain memberikan makanan, dalam kegiatan ini juga terdapat baju dan peralatan mandi untuk dibagikan.

Beberapa jemaat gereja yang berprofesi sebagai penata rambut juga memberikan pelayanan potong rambut kepada tunawisma yang datang secara sukarela.
Mereka berharap dengan kegiatan sosial yang mereka adakan, dapat membantu tunawisma yang menjalan hidup sehari-hari di jalanan agar lebih memiliki semangat hidup dengan kegiatan ibadah yang juga mereka lakukan.

Theclarawhitemission – Itu tadi 3 kegiatan sosial di Amerika yang dilakukan oleh para WNI. Kebaikan yang mereka lakukan merupakan wujud peduli bagi warga sekitar, tempat mereka menimba ilmu dan bekerja.

Amerika Serikat Tidak Lepas dari Masalah Pengangguran dan Tunawisma

Amerika Serikat Tidak Lepas dari Masalah Pengangguran dan Tunawisma – Jika menenggok sejarah panjang dari Amerika Serikat, publik bakal menemukan bahwa negara dengan julukan Adi Kuasa tersebut pernah berada pada level terendah. Sebelum sibuk mengurusi semua urusan negara lain dan memegang kendali atas krus mata uang global, Amerika Serikat tak lebihnya negara berkembang yang bingung akan menentukan arah. Dari tulisan dari para ahli menyebut, bahwa Amerika era dulu tidak lepas dari perebutan kekuasaan, konflik antar pendatang yang menyatakan dirinya paling benar, sampai dengan kemunafikan lain yang membuat Amerika Serikat dulu sempat tidak percaya dengan informasi yang datang dari negara lain.

Bayangkan saja, negara yang dulunya mempunyai cara pandang yang benar-benar rendah. Sekarang, hadir sebagai salah satu negara dengan kualitas SDM terbaik di dunia. Hal tersebut yang membuat Amerika selalu heboh dengan pencapaian berbagai bidang ekonomi yang mengesankan. Misalnya saja, ranah hiburan yang berpusat di New York dan Hollywood membuat Amerika Serikat kian terpandang. Saking populernya, apapun yang dikeluarkan Amerika selalu dianggap unggul oleh konsumen potensial. Termasuk barang-barang branded yang diklaim sebagai salah satu investasi cerdas di era modern.

Semua ukuran kemewahan yang ditampilkan membuat Amerika Serikat selalu tentang indah, kaya, hedon, brand unggulan, sampai dengan tingkat keren yang selalu dijunjung tinggi. Apakah benar? Tentu saja tidak, data menyebut bahwa Amerika Serikat masih terus mengupayakan untuk mengurangi tingkat pengangguran serta memperbaiki kualitas para tunawisma. Kondisi ini dilakukan dengan berbagai cara yang terbilang cukup sederhana, tetapi menarik beberapa pihak melakukan semua acara sosial ini secara konsisten, sehingga pengajaran yang diperoleh tidak setengah-setengah.

Amerika Serikat Tidak Lepas dari Masalah Pengangguran dan Tunawisma

Theclarawhitemission – Dari beberapa sumber terpercaya, Anda bisa melihat bahwa Amerika Serikat masih mengusahakan banyak hal untuk mengatasi masalah sosial tersebut. Tentu saja aksi sosial tidak hanya dilakukan oleh kalangan petinggi. Perusahaan hingga masyarakat biasa melakukan hal sama untuk membuat satu bentuk pertolongan kecil. Inti yang diinginkan sederhana, sehingga Amerika Serikat yang sepenuhnya indah mampu tercipta dalam waktu dekat. Nah, bagi Anda yang penasaran dengan acara sosial yang diadakan. Berikut beberapa diantaranya:

1. Lokakarya yang diadakan beberapa mahasiswa, perusahaan, dan lembaga khusus memberikan satu jalan keluar untuk para pengangguran dan tunawisma di Amerika Serikat. Sama seperti bentuk kegiatan kreativitas lain, Anda bakal melihat para anggota yang terlibat berkutat pada pengasahan kemampuan yang dimiliki. Cukup kompleks, tetapi bisa tetap dijalankan hingga sekarang. Kenyataan itu menjadi bukti menarik yang seharusnya diikuti oleh dominasi negara-negara berkembang.

2. Sumbangan. Acara sosial yang juga sering diadakan di Amerika Serikat untuk para tunawisma adalah memberi sumbangan. Bantuan sosial sendiri sangat beragam dan semuanya memiliki tujuan untuk meringankan beban mereka yang sedang kesulitan secara ekonomi. Ketentuan sumbangan sendiri bisa beragam, pasalnya Anda bisa membagikan makanan, uang tunia, ataupun pakaian layak pakai yang memang diperlukan oleh mereka yang membutuhkan. Dari sini setidaknya, sikap egosentris yang dikatakan sebagai bentuk gambaran Amerika sedikit pudar karena bentuk sumbangan yang kerap diadakan.

3. Mengalang jasa juga masuk sebagai pilihan terbaik untuk mendukung kinerja dari para pengangguran. Sistem ini dilakukan dengan mengandeng beberapa perusahaan yang mau mengambil tenaga kerja yang berasal dari pengangguran. Dari data yang ada, tenaga tersebut masih mempunyai kepercayaan serta upah yang bisa dikatakan sesuai dengan tenaga lain yang sudah bergabung terlebih dulu.

Fakta Menarik Di Balik Rumah Tenda Untuk Tunawisma di Amerika Serikat

Fakta Menarik Di Balik Rumah Tenda Untuk Tunawisma di Amerika Serikat

Fakta Menarik Di Balik Rumah Tenda Untuk Tunawisma di Amerika Serikat – Tidak hanya di Indonesia saja, setiap negara pasti terdapat pengangguran dan tuna wisma. Tidak terkecuali di negara Amerika Serikat. Namun antara tuna wisma di Indonesia dan Amerika berbeda. Di Indonesia, para tuna wisma terlihat setiapnya tiduran di sekitar emperan maupun gedung yang sudah terbengkalai. Bahkan ada yang tinggal di kolong jembatan. Ini tentu saja menghasilkan pemandangan yang kurang sedap.

Sementara itu, tuna wisma yang ada di Amerika Serikat sangat jauh berbeda kontras dengan Indonesia. Tuna wisma di Amerika Serikat tidak tinggal di kolong jembatan maupun di ruko atau gedung, tapi mereka justru membangun sebuah tenda-tenda seperti yang digunakan oleh para pencinta alam pada saat hiking. Tenda ini sengaja dibangun oleh pemerintah untuk para tunawisma agar mereka tidak tinggal di jalan dan tempat-tempat umun yang akan mengganggu ketertiban dan kerapian kota. Ada banyak tenda-tenda yang didirikan oleh beberapa tunawisma sehingga terlihat seperti area kamping. Pemandangan ini bisa Anda lihat di hampir seluruh kota di Amerika Serikat.

Mesekipun begitu, para tunawisma tersebut harus masih berada di bawah perlindungan dan perhatian pemerintah Amerika Serikat. Mereka harus menaati beberapa peraturan dan juga kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Pemerintah Amerika Serikat sendiri juga membuat peraturan perundangan-undangan yang khusus mengatur mengenai kehidupan para tunawisma.

Walikota beberapa daerah di Amerika Serikat saat ini sengaja membangunkan tenda tersebut untuk menampung para tunawisma di daerahnya masing-masing. Berdasarkan data dari Pusat Hukum Nasional yang mengantur tentang tunawisma dan kemiskinan atau yang disebut dengan The national law center on Homelessness & Poverty menyatakan bahwa ada kurang lebih 100 komunitas tenda yang terdapat di negara Amerika Serikat ini. Kabarnya juga kota tenda yang ada di Amerika Ini semakin meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun.

Kota tenda untuk para tunawisma ini banyak dilihat di berbagai daerah yang langka penghuninya. Ada banyak tunawisma di Amerika menyatakan bahwa mereka lebih suka hidup di tenda karena mereka merasa mendapatkan kebebasan. Kebebasan untuk tunawisma yang dimaksud adalah mereka bebas untuk hidup tanpa harus mengikuti berbagai peraturan yang ketat yang membuat mereka merasa sangat terkekang.

Fakta Menarik Di Balik Rumah Tenda Untuk Tunawisma di Amerika Serikat

Theclarawhitemission – Ada beberapa tunawisma juga yang tinggal di kota tenda mengaku jika kota tenda menjadi tempat yang lebih aman dari pada penampungan. Hal ini karena rasa solidaritas yang sangat tinggi di sini. Mereka sesama para tunawisma juga saling memberikan support dan motivasi satu sama lain. Bisa dibilang kota tenda ini seperti area berkemah, tapi mereka di sana sepanjang hari dan setiap hari.

Keberadaan kota tenda ini menjadi salah satu tempat banyak orang melakukan berbagai aktivitas sosial. Ada banyak organisasi di Amerika Serikat yang sering melakukan kegiatan sosial di tempat ini. Mereka melakukan berbagai macam aktivitas misalnya melakukan edukasi kepada para tunawisma, meningkatkan keterampilan dan kemampuan kerja para tunawisma, melakukan berbagai macam aktivitas yang bisa mendorong para tunawisma untuk terus berkarya dan bekerja. Selain itu, ada juga beberapa orang yang memberikan bantuan berupa barang maupun uang kepada para tunawisma yang berada di rumah tenda ini.

Keberadaan rumah tenda yang ada di Amerika Serikat ini cukup menarik perhatian dunia. Ini dianggap unik dan bisa dijadikan salah satu solusi yang tepat untuk mengurangi pemandangan tunawisma yang menyebar di kota di seluruh Amerika Serikat.

Acara Sosial Untuk Kaum Tunawisma di Amerika Serikat

Acara Sosial Untuk Kaum Tunawisma di Amerika Serikat

Acara Sosial Untuk Kaum Tunawisma di Amerika Serikat – Amerika Serikat selalu memiliki cerita yang begitu mengesankan. Dunia pun tahu bahwa negara yang satu ini sangat unggul dalam segala hal mulai dari bidang ekonomi, pendidikan, teknologi dan lain – lain. Akan tetapi masih ada hal yang mengganjal di pandangan mata setelah mengetahui adanya kaum tunawisma. Beberapa pemerintah daerah pun selalu sigap menangani kondisi tersebut. Namun jumlah pengangguran dan gelandangan terus bertambah setiap tahunnya.

Berbagai pihak sosial pun turut mengeluarkan tenaga, pikiran hingga dana untuk meretas kondisi tersebut. Hingga akhirnya mereka membuat forum sosial terhadap kaum tunawisma. Dan berikut merupakan beberapa acara yang mereka bangun dan kembangkan hingga saat ini, di antaranya:

1. Menciptakan Lokakarya

Theclarawhitemission – Salah satu acara sosial untuk menangani masalah tunawisma yaitu menciptakan lokakarya. Dimana hal ini memiliki banyak tujuan yang memungkinkan semua pengangguran bisa tumbuh dan menjadi pribadi yang lebih baik. Program tersebut telah berlangsung sejak beberapa tahun silam dan hingga kini masih tetap berjalan.

Segala jenis keahlian pun telah menjadi bahan pembelajaran utama. Itu karena mereka sangat butuh informasi akurat untuk menunjang kehidupan yang lebih layak ke depannya. Uniknya para pembicara pun memiliki pengalaman yang luar biasa untuk membangun semua jati dari masing – masing individu. Terbukti bahwa beberapa dari kalangan pengangguran bisa terbebas dari keterpurukan.

2. Memberikan Sumbangan

Program sosial yang kedua yakni memberikan sumbangan berupa materi yang selalu meningkat. Beberapa aliansi dan perusahaan swasta selalu bergerak lebih maju untuk menunjang kebutuhan para kalangan menengah ke bawah. Sejatinya peran pemerintah pun juga terlibat dalam acara tersebut. Hanya saja nilai – nilai positif yang mereka kembangkan masih belum berjalan secara menyeluruh.

Sampai detik ini saja sumbangan tersebut tetap menghiasi para pengangguran. Itu karena para donatur merasa iba dengan keadaan yang selama ini terjadi. Segala aktivitas penggalangan dana pun terus tumbuh dan meningkat setiap harinya. Nantinya uang yang terkumpul bisa langsung menjadikan mereka semakin menikmati keindahan dunia nyata.

3. Membangun Fasilitas

Acara sosial yang ketiga ialah membangun segala fasilitas untuk menampung para pengangguran. Dimana beberapa Kota di Amerika Serikat berlomba – lomba untuk memberikan yang terbaik agar kondisi kemiskinan makin cepat terselesaikan. Beberapa negara maju lainnya pun turut mengambil peran untuk masalah tersebut. Karena bagi mereka, membantu masalah negara lain sama halnya meningkatkan kredibilitas bangsa.

Mengacu pada sejumlah sumber, Amerika Serikat memiliki fasilitas yang tepat untuk mengerahkan para pengangguran. Mereka telah membangun apartemen dan rumah tingkat yang sangat sederhana agar aktivitas bermalam di tempat tak wajar semakin berkurang. Namun jaminan masa depan mereka masih tetap dipertanyakan. Namun beberapa kalangan menyikapinya dengan melakukan segala cara.

Baca juga : Tidak Selalu Indah, Beginilah Potret Gelandangan di Amerika Serikat

4. Menggalang Jasa

Dan program sosial yang tak kalah pentingnya lagi adalah menggalang jasa. Tak hanya dana saja yang disumbangkan untuk mengangkat derajat para pengangguran. Namun keahlian dan etos kerja yang mereka miliki semakin menumbuhkan masa depan yang jauh lebih baik.

Terlihat bahwa beberapa perusahaan swasta telah mempekerjakan mereka secara layak dan sesuai dengan bidang masing – masing. Jasa mereka sangat membantu di tengah krisis ekonomi yang melanda negara. Walaupun pendapatan yang mereka hasilkan dirasa cukup, setidaknya hal itu mengurangi beban mereka dalam menjalankan hidup. Dan uniknya kaum gelandangan dan tunawisma pun bisa berkurang jika hal tersebut semakin terjadi di kemudian hari.