Wisata Bahari yang Istimewa di Indonesia

Wisata Bahari yang Istimewa di Indonesia

Wisata Bahari yang Istimewa di Indonesia – Indonesia merupakan suatu negara kepulauan. Ada ribuan pulau di Indonesia yang dikelilingi lautan. Dengan kondisi geografis seperti ini, bukan hal yang mengherankan bila wisata terkait dengan air menjadi hal yang sangat digemari di Indonesia. Garis pantai Indonesia sangatlah luas yang tersebar di banyak pulau. Selain pantai yang bersinggungan dengan lautan, ada juga danau yang masih menjadi bagian dari wisata air di Indonesia. Untuk itu, ada beberapa rekomendasi tempat wisata istimewa bagi anda yang senang menikmati wisata dengan tema air di Indonesia.

Salah satu destinasi wisata yang harus dicoba adalah Kepulauan Derawan. Ini merupakan tempat wisata yang ada di Kalimantan, tepatnya di wilayah dari Kalimantan Timur. Objek wisata bahari memang menjadi daya tarik utama dari Kepulauan Derawan. Dari segi pulaunya saja, itu sudah sangat cantik karena alamnya yang masih sangat asri dan terjaga. Dengan demikian, dipastikan pemandangannya masih sangat bagus dan belum terlalu rusak oleh tangan-tangan jahil. Selain itu, pantai yang indah menjadi pemandangan yang akan anda lihat saat anda datang ke Kepulauan Derawan. Pantai yang indah dengan air yang sangat jernih dipadukan dengan hamparan pasir putih. Ini menjadi suatu pemandangan indah yang pastinya tidak ingin anda lewatkan sama sekali. Anda sama sekali tidak perlu ragu untuk datang ke tempat ini. Selain alam yang masih asri dan pantai indah, pemandangan bawah laut dari Kepulauan Derawan patut anda lihat secara langsung. Ikan dan terumbu karang yang ada sangatlah cantik sehingga tidak heran bila wisatawan dari luar negeri pun cukup tertarik dengan Kepulauan Derawan ini.

Bila berbicara tentang pantai, ada pantai yang sangat indah walau tidak terlalu dikenal di masyarakat. Pantai ini adalah Pantai Parai Tengiri. Pantai ini ada di Provinsi Bangka Belitung. Bagi penduduk lokal, tentu pantai ini sudah tidak asing. Namun bagi banyak orang dari luar Bangka Belitung, ini masih menjadi pantai yang tidak terlalu dikenal hingga kemudian keindahan dari pantai ini berhasil muncul di dalam film Laskar Pelangi. Film yang sangat insipratif ini mengenalkan juga keindahan Pantai Parai Tengiri secara tidak langsung. Keunikan pantai ini ada di susunan batu besar yang ada di pantai dan menjadi spot indah bagi yang ingin melihat suatu pemandangan unik dari pantai. Ini dipadukan juga dengan pasir putih dan air pantai yang jernih serta tidak berombak besar. Dengan demikian, kegiatan di air cukup aman dilakukan, mulai dari berenang, memancing, parasailing, hingga menyelam sekalipun.

Destinasi wisata lainnya yang memberikan keindahan bahari adalah Bunaken. Bunaken ini ada di Sulawesi Utara, tepatnya di Teluk Manado. Keindahan dari Bunaken tidak terletak pada garis pantainya, tapi justru pada pemandangan bawah airnya. Bunaken bahkan menjadi Taman Laut dan sudah diakui keindahannya secara internasional.

Sebagai suatu taman laut, alam di bawah laut di Bunaken ini sangat terjaga dengan sangat baik. Tidak heran bila anda akan bisa menyaksikan keindahan terumbu karang dengan beragam ukuran, bentuk, dan warna di sana. Di sekeliling terumbu karang pun, banyak jenis ikan bisa anda lihat langsung saat anda menyelam. Setidaknya, taman laut ini memiliki tiga belas jenis terumbu karang dengan sembilan puluhan jenis ikan di sekitarnya. Pihak pengelola pun sudah menentukan 20 titik terbaik untuk menyelam dan scuba diving untuk melihat keindahan biota laut secara optimal di Taman Laut Bunaken.

Selain Taman Laut Bunaken di Teluk Manado, Sulawesi memiliki wisata bahari lainnya, dan itu adalah Taman Nasional Wakatobi. Taman Nasional Wakatobi ini bahkan lebih luas dari Taman Laut Bunaken karena taman nasional ini mencakup wilayah hampir mencapai 14 ribu kilometer persegi. Wisata bawah laut dari Wakatobi sangatlah indah dan ragam terumbu karangnya terbilang lebih banyak karena anda bisa menemukan sekitar 112 jenis terumbu karang sehingga tentu biota lautnya sangatlah beragam. Itu baru dari segi terumbu karangnya saja karena tentu ikan dan biota laut lainnya pun sangatlah beragam di sana. Tidak heran bila panorama bawah laut dari Wakatobi menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

Taman Nasional Wakatobi memang memiliki jenis terumbu karang yang sangat banyak dan itu sudah mencakup sebagian besar jenis terumbu karang yang ada di dunia. Namun, ini tidak menjadikan Wakatobi sebagai tempat terbaik untuk diving di Indonesia. Ternyata, Indonesia masih memiliki wisata bawah laut lain yang sangat indah selain Kepulauan Derawan, Bunaken, dan Wakatobi. Destinasi tersebut adalah Kepulauan Raja Ampat. Kepulauan ini ada di wilayah Indonesia bagian timur, tepatnya ada di Papua Barat. Sejauh ini, Raja Ampat menjadi wilayah dengan kekayaan bawah laut terlengkap dan terbanyak di Indonesia. Raja Ampat tidak saja sekedar wisata bawah lautnya saja. Sebenarnya, budaya yang ada di destinasi ini sangatlah istimewa. Sesuai namanya, ada empat pulau istimewa di Raja Ampat, yaitu Waigeo, Salawati, Batanta, dan Misool. Empat pulau ini merupakan wilayah dengan lukisan batuan kuno yang sangat indah dan menarik untuk dilihat.

Pemandangan alam hingga kisah legenda dan mitos yang ada pun menjadi daya tarik lainnya untuk dinikmati. Ketika sudah puas dengan wisata di daratan, anda pun bisa melihat keindahan utama dari Raja Ampat, yaitu keindahan bawah lautnya. Panorama di bawah laut Raja Ampat sangatlah istimewa. Wilayah yang masih sangat alami ini menjadi rumah dari 540 terumbu karang. Ini tentu angka yang sangat besar bahkan bila dibandingkan dengan apa yang ada di Wakatobi. Lalu, ada lebih dari 1500 spesies ikan dan 700 jenis moluska yang hidup di bawah laut. Dengan angka itu, tidak heran bila Raja Ampat menjadi tempat istimewa di dunia karena 75% spesies laut di seluruh dunia bisa ditemukan di Raja Ampat.

Deretan Pantai-Pantai Indah Di Daerah Istimewa Yogyakarta

Deretan Pantai-Pantai Indah Di Daerah Istimewa Yogyakarta – Untuk menikmati keindahan pantai Anda tidak perlu jauh-jauh pergi ke pulau Dewata Bali. Pasalnya di Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat banyak sekali pantai yang bisa Anda kunjungi pada akhir pekan. Pantai-pantai yang ada di Jogja itu juga tidak kalah indah dengan di pulau Jawa. Selain itu tiket masuknya sangatlah terjangkau yakin hanya perlu merogoh kocek sebesar 10.000 saja sudah bisa menikmati keindahan pantai tersebut. Lalu pantai apa saja yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta itu?.

Rekomendasi Tempat Wisata Pantai Di Yogyakarta

Selain terkenal dengan budayanya yang kental, Daerah Istimewa Yogyakarta juga memiliki banyak pantai yang cukup menarik dan patut untuk dikunjungi ketika akhir pekan. Kebanyakan pantai-pantai yang ada di Jogja itu terletak di kabupaten Gunung kidul dan Bantul. Untuk mengetahui apa saja pantai yang ada di Yogyakarta langsung saja baca artikel di bawah ini hingga selesai.

Pantai Parangkusumo

Rekomendasi pertama pantai yang bisa Anda kunjungi ketika berada di Yogyakarta yaitu Parangkusumo. Untuk lokasinya sendiri pantai ini tidak jauh dari Parangtritis. Dilansir dari situs resmi dinas pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta Parangkusumo merupakan salah satu pantai yang berada di kawasan Parangtritis dan dipandang keramat. Hal itu dikarenakan Banyak masyarakat sekitar yang meyakini jika pantai itu merupakan pintu utama menuju Keraton gaib Laut Selatan yakin kerajaan ratu Roro kidul. Bukan hanya itu saja namun Parangkusumo juga sering dijadikan sebagai tempat untuk melakukan upacara tradisional labuhan. Sedangkan daya tarik dari pantai Parangkusumo ini yaitu dikelilingi gumuk pasir yang tingginya hampir mencapai 700 meter. Disana nantinya para pengunjung bisa mencoba untuk melakukan olahraga sandboarding. Agar bisa menikmati olahraga tersebut Anda perlu menyewa papan luncur dengan harga mulai 50 hingga 200 ribu.

Pantai Depok

Pantai di Daerah Istimewa Yogyakarta selanjutnya yang bisa Anda kunjungi ketika hari libur tiba yaitu pantai Depok. Untuk lokasinya sendiri tidaklah terlalu jauh dari pantai Parangtritis yakin hanya sekitar 1,5 km. Destinasi wisata ini terkenal sebagai tempat makan seafood. Hal itu bisa terjadi dikarenakan lokasinya sangat berdekatan dengan tempat pelelangan ikan. Nanti disana nantinya para pengunjung bisa menemukan warung makan seafood dengan nuansa tradisional yakin menggunakan meja-meja kecil dan tikar. Walaupun terkesan sederhana namun tempat makan itu sangatlah nyaman dan bersih. Selain itu Anda juga bisa melihat pemandangan gumuk pasir sepanjang pantai Parangtritis yang indah. Dalam hal ini sebaiknya kunjungilah ketika hari kerja agar tidak berdesak-desakan.

Pantai Goa Cemara

Bagi yang menginginkan pantai dengan suasana sejuk bisa mengunjungi Goa Cemara ini. Daya tarik dari pantai ini yaitu terdapat hamparan hutan Cemara di sekitar pantai yang indah. Di sana para pengunjung juga dapat menaiki mercusuar yang memiliki tinggi 40 m. Untuk harga tiket masuknya sendiri juga terbilang sangatlah terjangkau dan tidak menguras isi kantong. Bagi yang tertarik untuk mengunjungi destinasi wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta ini sebaiknya datanglah pada sore hari agar bisa melihat pemandangan matahari terbenam.

Pantai Glagah

Rekomendasi selanjutnya pantai di Daerah Istimewa Yogyakarta yang bisa dikunjungi pada hari libur yaitu pantai Glagah. Di mana destinasi wisata itu terletak di kabupaten kulon Progo. Daya tarik dari pantai Glagah ini yaitu terdapat dua pandangan yang berbeda yaitu laguna di satu sisi serta pemecah ombak pada bagian lainnya. Perlu untuk diketahui bahwa ombak di pantai tersebut pada bulan baru sangatlah tinggi. Bahkan saking tingginya buih-buih ombak bisa mencapai daratan. Untuk menikmati keindahan pantai tersebut Anda bisa menyewa kapal wisata kecil atau perahu bebek yang ada di sana.

Pantai Indrayanti

Pantai Indrayanti sendiri merupakan salah satu destinasi yang berada di kabupaten Gunungkidul. Untuk bisa masuk ke destinasi wisata tersebut Anda perlu merogoh kocek sebesar Rp10.000 guna membeli tiket. Daya tarik dari destinasi wisata ini yaitu memiliki pasir putih yang membentang dari sisi timur hingga Barat. Bisa dibilang hampir setiap harinya pantai tersebut tidak pernah sepi dari pengunjung. Meskipun Selalu ramai namun untuk kondisi lingkungan di sekitar pantai tersebut sangatlah bersih. Adapun beberapa fasilitas yang disediakan oleh pihak pengelola berupa homestay, solah dan lahan parkir. Di sana para pengunjung juga bisa menguji adrenalin dengan cara menyewa jetski yang telah disediakan oleh pihak pengelola. Di mana waktu yang diperlukan untuk sampai ke pantai Indrayanti dari pusat kota yakin selama 2 jam.

Pantai Sadranan

Pantai sandaran juga termasuk salah satu destinasi yang berada di kabupaten Gunungkidul. Keunikan dari tempat wisata ini yaitu terdapat banyak batu karang yang letaknya berdekatan dengan bibir pantai. Diketahui batu karang tersebut memiliki fungsi sebagai pemecah ombak dengan begitu ketika ombak sampai ke tepian pantai tetap akan tenang. Selain menikmati keindahan alam, di sana Anda juga bisa melakukan aktivitas berupa mendayung kano dan snorkeling. Untuk alat snorkeling nya sendiri disewa dengan harga Rp 50.000 per orang. Sedangkan untuk tarif menyewakan kano dipatok Rp 50.000 per orang. Dengan perahu kano itu Anda bisa mengelilingi pantai hingga menuju batu karang yang besar. Bisa dibilang bahwa aktivitas ini merupakan yang paling sangat digemari oleh para pengunjung.

Pantai Baron

Rekomendasi terakhir pantai yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Baron. Di mana destinasi wisata tersebut terletak di kabupaten Gunungkidul. Pantai Baron sendiri merupakan pertemuan antara sungai bawah tanah dan laut. Tidak jauh dari pantai tersebut terdapat mercusuar yang terletak di puncak bukit karang. Hampir setiap harinya pantai tersebut tidak pernah lengan oleh para pengunjung. Di sana Anda juga bisa berenang di tepi pantai.

Itulah tadi beberapa rekomendasi pantai yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta dan bisa dijadikan pilihan wisata berikutnya. Dalam hal ini bagi Anda yang tinggal di luar kota tidak perlu khawatir untuk mencari tempat penginapan. Pasalnya tidak jauh dari destinasi wisata tersebut telah terdapat banyak hotel dan homestay yang bisa dipilih.

Dua Berita Viral Tentang Cina Yang Menggemparkan Dunia

Dua Berita Viral Tentang Cina Yang Menggemparkan Dunia – Beberapa hari belakangan ini ada dua berita viral yang terjadi di negeri Cina Salah satunya yaitu tentang PBB yang membeberkan 8 dosa Cina terhadap minoritas muslim Uighur di Xinjiang. Lalu apa saja dosa Cina terhadap muslim Uighur itu?.

8 Dosa Cina Terhadap Muslim Uighur Yang Berhasil Dibeberkan PBB

Bermula dari kunjungan OHCHR untuk melakukan penyelidikan terkait Cina yang dituduh telah melakukan pelanggaran HAM kepada para tahanan di Xinjiang, membuat beberapa dosa Cina terhadap muslim Uighur terkuak. Adapun beberapa dosa yang dimaksud seperti berikut ini.

Penahanan Sewenang-Wenang

Menurut urusan hak asasi manusia / OHCHR, Cina telah melakukan penahanan sewenang-wenang terhadap muslim Uighur di Xinjiang. Di dalam laporannya yang dibacakan beberapa waktu lalu komisaris PBB meminta kepada Presiden China untuk segera membebaskan semua orang yang ditahan pada pusat pelatihan.

Penyiksaan

Ketika sedang diwawancarai oleh OHCHR, para napi di pusat penahanan Xinjiang mengatakan bahwa selama berada di tempat itu dirinya kerap mengalami penyiksaan. Berdasarkan hasil wawancara itu setidaknya ada 26 mantan tahanan yang mengaku pernah mengalami penyiksaan dalam bentuk perlakuan sewenang-wenang, baik pada fasilitas kejuruan maupun rujukan. Bukan hanya itu saja para napi itu juga kerap disiksa ketika sedang di introgasi. Selain itu mereka juga sering mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan di berbagai kesempatan. Bahkan ada salah satu mantan tahanan yang menjelaskan bahwa selama menjalani kurungan itu mereka dirantai.

Pemerkosaan

Dosa Cina terhadap muslim Uighur berikutnya yaitu pemerkosaan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan beberapa waktu lalu aparat memaksa para korban untuk mau melakukan seks oral. Bukan hanya itu saja para mantan tahanan itu juga dipaksa untuk tidak menggunakan pakaian selama proses integrasi berlangsung. Di dalam sebuah wawancara mantan tahanan itu menceritakan jika pemerkosaan terjadi di luar asrama yakin di kamar terpisah tanpa adanya kamera. Bahkan beberapa perempuan mengaku bahwa pernah menjadi subjek pemeriksaan ginekologi invasif, sehingga membuat kepercayaan dirinya menjadi hilang. Padahal faktanya telah banyak laporan mengenai hal itu namun pemerintah selalu membantunya.

Pemaksaan Ideologi

Di dalam laporan OHCHR, salah satu mantan tahanan yang menjadi narasumber dalam wawancara membeberkan sebuah perlakuan yang tidak menyenangkan dan kasar selama berada di dalam fasilitas itu. Salah satu sumber menyampaikan bahwa ketika berada di fasilitas itu para tahanan tidak diizinkan menjalankan ritual keagamaan misalnya mengaji atau sholat. Pada saat itu aparat justru malah memaksa para tahanan itu untuk menggunakan ajaran politik yang dipakai pihak Cina.

Penghancuran Masjid Dan Makam

Berdasarkan laporan OHCHR itu Cina juga telah menghancurkan beberapa situs milik agama Islam di Xinjiang. Situs yang dimaksud dalam hal ini adalah masjid, tempat suci serta kuburan. Setidaknya ada rp20.000 dari 35.000 masjid yang ada di Cina telah dihancurkan oleh pihak berwenang. Peristiwa itu terjadi selama masa kampanye Strike Hard.

Memaksa Untuk Menelan Pil Misterius

Menurut sumber lainnya dijelaskan bahwa selama berada di tahanan para napi itu dicekoki dengan pil misterius. Pil misterius itu memiliki kesamaan dengan aspirin. Sumber itu mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut melakukannya hampir setiap hari. Namun sayangnya dalam wawancara itu para napi tidak menjelaskan akan manfaat dari pil tersebut. Obat itu nantinya bisa menyebabkan para napi menjadi ngantuk.

Memaksa Sterilisasi Dan Aborsi

Berdasarkan laporan itu seorang mantan tahanan perempuan juga dipaksa agar mau melakukan tindakan aborsi dan sterilisasi. Diketahui pihak Beijing menyebutkan bahwa tudingan sterilisasi paksa itu merupakan bagian disinformasi. Menurut pemerintah Cina bahwa pihaknya membebaskan semua orang yang ada di Xinjiang untuk memilih menunda pernikahan. Bukan hanya itu saja pemerintah juga memperbolehkan orang-orang Xinjiang untuk mempunyai sedikit anak jika takut akan biaya pendidikannya.

Tidak Mengetahui Kapan Akan Dibebaskan

Menurut laporan OHCHR, para tahanan yang ada di fasilitas itu tidak diperbolehkan pergi atas kehendak mereka sendiri-sendiri. Hal itu dikarenakan sistem penjagaannya yang terbilang ketat. Selain itu banyak juga tahanan yang tidak mengetahui kapan dirinya bisa menghirup udara segar kembali. Ada beberapa mantan tahanan yang keluar setelah dua hingga 18 bulan. Namun ada juga yang nasibnya tergantung-kantung di dalam fasilitas tersebut. Akibat hal itu membuat sebagian dari mereka mengalami gangguan psikologi. Selain itu tidak sedikit parah tahanan yang terisolasi dari dunia luar bahkan termasuk keluarganya sendiri. Laporan yang disampaikan oleh PBB Ini bertolak belakang dengan aturan negara Cina terkait pelatihan serta pendidikan kejuruan di Xinjiang. Di mana sebelumnya aturan itu berisi akan menghormati sepenuhnya hak-hak para tahanan.

Larangan Gila Yang Dilakukan Oleh Presiden China

Setelah memiliki kekuasaan atas China, Xi Jinping sering mengeluarkan berbagai macam larangan unik di dalam sistem pemerintahannya. Salah satunya yaitu melarang penayangan serial kartun Winnie the Pooh. Alasannya mengapa presiden itu melarang film tersebut ditayangkan di Cina dikarenakan Winnie the Pooh sempat dijadikan alat bagi masyarakat Cina untuk menghina pemimpin Beijing tersebut. Pemerintah Cina menilai jika perbandingan Winnie the Pooh dan Xi Jinping merupakan usaha untuk menghancurkan harga dari kantor kepresidenan. Tidak cuma hanya itu presiden China sempat larang bangunan aneh. Beberapa waktu yang lalu komisi pengembangan dan reformasi nasional pernah mendeklarasikan jika konstruksi arsitektur yang jelek harus segera dilarang. Badan itu mengatakan jika bangunan Cina harus sesuai, enak dipandang dan ekonomis. Selain itu pemerintah Cina juga melarang gedung pencakar langit dengan tinggi lebih dari 500 meter. Hal itu dikarenakan gayanya menyerupai bentuk bangunan budaya barat.

Itulah beberapa berita yang sempat viral di China beberapa hari belakangan ini.

3 Acara Sosial dari WNI Untuk Pengangguran dan Tunawisma di Amerika

3 Acara Sosial dari WNI Untuk Pengangguran dan Tunawisma di Amerika – Sama seperti negara lain, Amerika juga termasuk negara yang memiliki jumlah pengangguran dan tunawisma yang cukup tinggi. Melihat hal tersebut, para WNI mengadakan berbagai kegiatan sosial di Amerika khususnya untuk para pengangguran dan tunawisma.

Biasanya kegiatan sosial dilakukan untuk memperingati hari tertentu. Akan tetapi, ada juga beberapa kegiatan sosial yang dilakukan karena telah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya.
Apa sajakah kegiatan sosial dari para WNI yang berhati besar ini untuk pengangguran dan tunawisma di Amerika? Simak informasinya berikut ini.

Pengangguran dan Tunawisma di Amerika

Meskipun terbilang sebagai negara yang maju, ternyata Amerika juga memiliki permasalahan yang sama dengan negara kita, yaitu pengangguran dan tunawisma. Kedua permasalahan ini tidak lepas antara satu sama lain. Karena seorang tunawisma sudah pasti pengangguran, dan seorang pengangguran jika tidak segera mendapatkan pekerjaan akan berpotensi untuk menjadi seorang tunawisma. Apalagi dengan keadaan pandemi saat ini banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan menjadi pengangguran. Untuk negara maju seperti Amerika saja, angka pengangguran meningkat mencapai hingga lebih dari 5 persen akibat corona.

Berbagai upaya juga telah dilakukan oleh pemerintah setempat untuk mengatasi terjadinya peningkatan pengangguran dan tunawisma akibat pandemi saat ini. Salah satu contohnya adalah dengan memberikan bantuan. Namun ternyata, kegiatan sosial di Amerika untuk pengangguran dan tunawisma tidak hanya dilakukan oleh pemerintah Amerika saja. Para WNI yang tinggal di sana juga melakukan kegiatan sosial dengan skala kecil.

Beberapa kegiatan yang dilakukan juga telah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya, tidak hanya pada saat pandemi seperti saat ini. Tidak hanya membantu para pengangguran dan tunawisma yang ada di Amerika, kegiatan sosial yang mereka adakan juga diharapkan dapat menambah rasa gotong royong dan menjaga silaturahmi antar para WNI yang berada di Amerika.

Berikut kegiatan-kegiatan sosial yang diadakan WNI untuk para pengangguran dan tunawisma di Amerika :

1. Pembagian Makanan Untuk Tunawisma dari Dompet Dhuafa USA dan IMYA
Melihat keadaan para tunawisma yang memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti makan dengan cara meminta-minta, akhirnya organisasi berbadan hukum Dompet Dhuafa USA Inc. mengadakan program feeding homeless atau kegiatan menyediakan makanan untuk tunawisma.

Kegiatan ini juga diikuti oleh Indonesian Muslim Youth in America (IMYA). Kolaborasi yang dilakukan oleh kedua organisasi ini akhirnya menjadi kegiatan yang rutin dilakukan. Kegiatan sosial tersebut juga melakukan kerja sama dengan salah satu gerai restoran cepat saji sebagai penyedia makanan. Program tersebut biasanya dimulai dengan membuat sandwich oleh para relawan di salah satu restoran cepat saji. Biasanya paket makan siang yang dibagikan berjumlah 50 dan akan dibawa ke daerah tempat para tunawisma berkumpul untuk berteduh dan makan.

Pembagian makan siang ini biasanya dilakukan di Arlington Street People’s Assistance Network. Disana sudah ada sekitar 50 tunawisma yang akan mengantre untuk mendapatkan paket makan siang dari kegiatan sosial ini. Para relawan IMYA sendiri merasa bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari kepedulian warga negara Indonesia kepada warga negara Amerika yang sedang menimba ilmu atau bekerja di negara tersebut.  Mereka berharap bahwa kegiatan sosial di Amerika ini akan terus berlanjut dan bisa menjadi lebih besar lagi.

2. Kegiatan Sosial Warga Negara Indonesia di Philadelphia
Kegiatan sosial yang dilakukan oleh kelompok Kampoeng Indonesia ini diadakan untuk memperingati Hari Ibu di Amerika. Kegiatan ini diadakan ketiga kalinya untuk membantu warga Indonesia yang kehilangan pekerjaan akibat corona khususnya yang bermukim di South Philadelphia. Tercatat hampir 300 kepala keluarga yang kehilangan pekerjaan mendapatkan bantuan dari kegiatan sosial ini. Bantuan yang diberikan berupa sembako, seperti beras, gula, telur, roti, minyak goreng dan mie instan.

Selain sembako, mereka juga mendapatkan paket makan siang yang diberikan dari berbagai restoran Indonesia di Amerika. Kegiatan ini juga didukung oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York dengan turut serta memberikan bantuan berupa masker. Tidak hanya mengadakan kegiatan sosial, kelompok Kampoeng Indonesia yang terbentuk pada tahun 2019 juga memiliki misi untuk melestarikan dan mempromosikan kebudayaan Indonesia di Amerika melalui kuliner dan tarian tradisional. Mereka berhasil menjalankan misi tersebut dengan mengadakan acara Indonesian Festival di Cherry Street Pier, Philadelphia, dalam rangka merayakan hari kemerdekaan. Acara yang diadakan sebelum adanya corona ini sukses menghadirkan hingga lebih dari 3.000 pengunjung.

3. Kegiatan Sosial Gereja Protestan Indonesia
Yayasan Wilderness mencetuskan kegiatan sosial dan mengajak berbagai gereja di Amerika untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Salah satu yang ikut berpartisipasi adalah Gereja Protestan Indonesia. Kegiatan ini dilakukan setiap hari Minggu. Selain kegiatan sosial, yayasan ini juga mengadakan kegiatan ibadah bagi tunawisma di salah satu taman di Washington DC. Gereja Protestan Indonesia rutin mengikuti kegiatan ini 3 tahun sekali, yaitu pada hari Paskah, Natal dan ulang tahun gereja. Selain memberikan makanan, dalam kegiatan ini juga terdapat baju dan peralatan mandi untuk dibagikan.

Beberapa jemaat gereja yang berprofesi sebagai penata rambut juga memberikan pelayanan potong rambut kepada tunawisma yang datang secara sukarela.
Mereka berharap dengan kegiatan sosial yang mereka adakan, dapat membantu tunawisma yang menjalan hidup sehari-hari di jalanan agar lebih memiliki semangat hidup dengan kegiatan ibadah yang juga mereka lakukan.

Theclarawhitemission – Itu tadi 3 kegiatan sosial di Amerika yang dilakukan oleh para WNI. Kebaikan yang mereka lakukan merupakan wujud peduli bagi warga sekitar, tempat mereka menimba ilmu dan bekerja.

 

Amerika Serikat Tidak Lepas dari Masalah Pengangguran dan Tunawisma

Amerika Serikat Tidak Lepas dari Masalah Pengangguran dan Tunawisma – Jika menenggok sejarah panjang dari Amerika Serikat, publik bakal menemukan bahwa negara dengan julukan Adi Kuasa tersebut pernah berada pada level terendah. Sebelum sibuk mengurusi semua urusan negara lain dan memegang kendali atas krus mata uang global, Amerika Serikat tak lebihnya negara berkembang yang bingung akan menentukan arah. Dari tulisan dari para ahli menyebut, bahwa Amerika era dulu tidak lepas dari perebutan kekuasaan, konflik antar pendatang yang menyatakan dirinya paling benar, sampai dengan kemunafikan lain yang membuat Amerika Serikat dulu sempat tidak percaya dengan informasi yang datang dari negara lain.

Bayangkan saja, negara yang dulunya mempunyai cara pandang yang benar-benar rendah. Sekarang, hadir sebagai salah satu negara dengan kualitas SDM terbaik di dunia. Hal tersebut yang membuat Amerika selalu heboh dengan pencapaian berbagai bidang ekonomi yang mengesankan. Misalnya saja, ranah hiburan yang berpusat di New York dan Hollywood membuat Amerika Serikat kian terpandang. Saking populernya, apapun yang dikeluarkan Amerika selalu dianggap unggul oleh konsumen potensial. Termasuk barang-barang branded yang diklaim sebagai salah satu investasi cerdas di era modern.

Semua ukuran kemewahan yang ditampilkan membuat Amerika Serikat selalu tentang indah, kaya, hedon, brand unggulan, sampai dengan tingkat keren yang selalu dijunjung tinggi. Apakah benar? Tentu saja tidak, data menyebut bahwa Amerika Serikat masih terus mengupayakan untuk mengurangi tingkat pengangguran serta memperbaiki kualitas para tunawisma. Kondisi ini dilakukan dengan berbagai cara yang terbilang cukup sederhana, tetapi menarik beberapa pihak melakukan semua acara sosial ini secara konsisten, sehingga pengajaran yang diperoleh tidak setengah-setengah.

Theclarawhitemission – Dari beberapa sumber terpercaya, Anda bisa melihat bahwa Amerika Serikat masih mengusahakan banyak hal untuk mengatasi masalah sosial tersebut. Tentu saja aksi sosial tidak hanya dilakukan oleh kalangan petinggi. Perusahaan hingga masyarakat biasa melakukan hal sama untuk membuat satu bentuk pertolongan kecil. Inti yang diinginkan sederhana, sehingga Amerika Serikat yang sepenuhnya indah mampu tercipta dalam waktu dekat. Nah, bagi Anda yang penasaran dengan acara sosial yang diadakan. Berikut beberapa diantaranya:

1. Lokakarya yang diadakan beberapa mahasiswa, perusahaan, dan lembaga khusus memberikan satu jalan keluar untuk para pengangguran dan tunawisma di Amerika Serikat. Sama seperti bentuk kegiatan kreativitas lain, Anda bakal melihat para anggota yang terlibat berkutat pada pengasahan kemampuan yang dimiliki. Cukup kompleks, tetapi bisa tetap dijalankan hingga sekarang. Kenyataan itu menjadi bukti menarik yang seharusnya diikuti oleh dominasi negara-negara berkembang.

2. Sumbangan. Acara sosial yang juga sering diadakan di Amerika Serikat untuk para tunawisma adalah memberi sumbangan. Bantuan sosial sendiri sangat beragam dan semuanya memiliki tujuan untuk meringankan beban mereka yang sedang kesulitan secara ekonomi. Ketentuan sumbangan sendiri bisa beragam, pasalnya Anda bisa membagikan makanan, uang tunia, ataupun pakaian layak pakai yang memang diperlukan oleh mereka yang membutuhkan. Dari sini setidaknya, sikap egosentris yang dikatakan sebagai bentuk gambaran Amerika sedikit pudar karena bentuk sumbangan yang kerap diadakan.

3. Mengalang jasa juga masuk sebagai pilihan terbaik untuk mendukung kinerja dari para pengangguran. Sistem ini dilakukan dengan mengandeng beberapa perusahaan yang mau mengambil tenaga kerja yang berasal dari pengangguran. Dari data yang ada, tenaga tersebut masih mempunyai kepercayaan serta upah yang bisa dikatakan sesuai dengan tenaga lain yang sudah bergabung terlebih dulu.

6 Langkah Pemerintah Amerika Serikat Dalam Mengatasi Pengangguran dan Tuna Wisma

6 Langkah Pemerintah Amerika Serikat Dalam Mengatasi Pengangguran dan Tuna Wisma – Pengangguran adalah sebuah masalah yang sering muncul di setiap negara. Tidak terkecuali di Amerika Serikat. Meskipun sebagai negara maju, di sana tetap terdapat banyak pengangguran. Pengangguran atau tuna wisma adalah sebutan bagi seseorang yang tidak mempunyai pekerja. Mereka setiap harinya hanya nganggur di rumah saja.

Theclarawhitemission – Melihat masih ada banyak masyarakatnya yang pengangguran dan juga tuna wisma, pemerintah Amerika Serikat tidak tinggal diam begitu saja. Mereka langsung melakukan tindakan yang nyata untuk mengatasi masalah satu ini. Caranya adalah dengan melakukan berbagai kegiatan sosial. Berikut ini adalah penjelasannya,yaitu:

1. Membuka lebar lapangan kerja

Salah satu hal yang sering dialami oleh pengangguran adalah tidak mempunyai pekerjaan. Maka dari itu, langkah awal pemerintah Amerika Serikat membuka lebar lapangan kerja bagi para pengangguran dan tuna wisma. Dengan meningkatkan peluang kerja, maka akan semakin banyak orang yang tertarik untuk melamar. Tentu saja ini bisa meningkatkan peluang kerja untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih layak.

2. Terus meningkatkan perputaran dan peredaran modal usaha

Selain membuka lapangan kerja, meningkatkan perputaran dan peredaran modal usaha menjadi salah satu cara mudah mengatasi pengangguran. Dengan begitu, jumlah tenaga kerja akan menjadi semakin bertambah sehingga para pengangguran akan mendapatkan pekerjaan kembali.

3. Menempatkan para pelamar kerja di tempat yang benar

Setiap orang yang melamar kerja harus ditempatkan sesuai dengan porsinya. Ini maksudnya mereka harus bisa bekerja sesuai dengan kemampuan dan keterampilannya. Ini menjadi sebuah cara yang sangat mudah dan tepat untuk lebih produktif. Selain itu, ini juga bisa digunakan sebagai cara untuk membuat pekerjaan menjadi mudah.

4. Melatih pengangguran membuat usaha mandiri

Tidak hanya meminta para pengangguran maupun tuna wisma untuk bekerja, pemerintah amerika serikat juga berusaha untuk membekali para tuna wisma dan pengangguran agar bisa untuk membuat usaha bisnis mandiri. Ini dilakukan dengan cara mengarahkan mereka membuat usaha sendiri yang mana sudah disesuaikan dengan kemampuan dan keterampilan. Bisa dikatakan mereka di didik untuk menjadi seorang wirausaha jadi tidak selalu bergantung pada orang lain.

5. Melakukan penyuluhan

Pemerintah Amerika Serikat selalu memberikan penyuluhan dan edukasi tentang perekonomian, bisnis dan teknologi. Ini dianggap sebagai sebuah tindakan yang bisa mengurangi pengangguran dengan sangat cepat dan tertata. Para pencari kerja yang masih terkesan awan dengan hal keuangan, bisnis dan teknologi tentu saja akan mudah memahami karena sudah diedukasi sebelumnya. Dengan begitu, mereka tidak akan mengalami shock culture dalam berkerja maupun berbisnis.

Baca juga : Fakta Menarik Di Balik Rumah Tenda Untuk Tunawisma di Amerika Serikat

6. Memberikan pelatihan untuk para pengangguran dan tuna wisma

Selain mengajak para pengangguran dan tuna wisma untuk bekerja atau membuat bisnis mandiri, pemerintah Amerika Serikat juga gencar melakukan berbagai macam program kegiatan pelatihan bagi mereka. Dalam pelatihan tersebut, mereka diajarkan berbagai macam skill yang akan mereka gunakan untuk bekerja nantinya. Ini juga menjadi salah satu bentuk pembiasaan diri dalam bekerja. Jadi, mereka tidak akan kaget saat berada di lingkungan kerja dan sekaligus bisa berkerja secara produktif dan profesional.

Pemerintah Amerika Serikat juga mendatangkan trainer yang sudah bersertifikasi. Jadi, urusan kualitasnya sudah tidak diragukan lagi dan dijamin sudah berpengalaman jauh sebelumnya. Mereka akan mengajar berbagai ilmu yang mereka miliki kepada para pengangguran dan tuna wisma sehingga mereka akan terisnpirasi dan terdorong untuk bangkit memperbaiki hidupnya dengan semangat dan etos kerja yang bagus.

Fakta Menarik Di Balik Rumah Tenda Untuk Tunawisma di Amerika Serikat

Fakta Menarik Di Balik Rumah Tenda Untuk Tunawisma di Amerika Serikat – Tidak hanya di Indonesia saja, setiap negara pasti terdapat pengangguran dan tuna wisma. Tidak terkecuali di negara Amerika Serikat. Namun antara tuna wisma di Indonesia dan Amerika berbeda. Di Indonesia, para tuna wisma terlihat setiapnya tiduran di sekitar emperan maupun gedung yang sudah terbengkalai. Bahkan ada yang tinggal di kolong jembatan. Ini tentu saja menghasilkan pemandangan yang kurang sedap.

Sementara itu, tuna wisma yang ada di Amerika Serikat sangat jauh berbeda kontras dengan Indonesia. Tuna wisma di Amerika Serikat tidak tinggal di kolong jembatan maupun di ruko atau gedung, tapi mereka justru membangun sebuah tenda-tenda seperti yang digunakan oleh para pencinta alam pada saat hiking. Tenda ini sengaja dibangun oleh pemerintah untuk para tunawisma agar mereka tidak tinggal di jalan dan tempat-tempat umun yang akan mengganggu ketertiban dan kerapian kota. Ada banyak tenda-tenda yang didirikan oleh beberapa tunawisma sehingga terlihat seperti area kamping. Pemandangan ini bisa Anda lihat di hampir seluruh kota di Amerika Serikat.

Mesekipun begitu, para tunawisma tersebut harus masih berada di bawah perlindungan dan perhatian pemerintah Amerika Serikat. Mereka harus menaati beberapa peraturan dan juga kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Pemerintah Amerika Serikat sendiri juga membuat peraturan perundangan-undangan yang khusus mengatur mengenai kehidupan para tunawisma.

Walikota beberapa daerah di Amerika Serikat saat ini sengaja membangunkan tenda tersebut untuk menampung para tunawisma di daerahnya masing-masing. Berdasarkan data dari Pusat Hukum Nasional yang mengantur tentang tunawisma dan kemiskinan atau yang disebut dengan The national law center on Homelessness & Poverty menyatakan bahwa ada kurang lebih 100 komunitas tenda yang terdapat di negara Amerika Serikat ini. Kabarnya juga kota tenda yang ada di Amerika Ini semakin meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun.

Kota tenda untuk para tunawisma ini banyak dilihat di berbagai daerah yang langka penghuninya. Ada banyak tunawisma di Amerika menyatakan bahwa mereka lebih suka hidup di tenda karena mereka merasa mendapatkan kebebasan. Kebebasan untuk tunawisma yang dimaksud adalah mereka bebas untuk hidup tanpa harus mengikuti berbagai peraturan yang ketat yang membuat mereka merasa sangat terkekang.

Theclarawhitemission – Ada beberapa tunawisma juga yang tinggal di kota tenda mengaku jika kota tenda menjadi tempat yang lebih aman dari pada penampungan. Hal ini karena rasa solidaritas yang sangat tinggi di sini. Mereka sesama para tunawisma juga saling memberikan support dan motivasi satu sama lain. Bisa dibilang kota tenda ini seperti area berkemah, tapi mereka di sana sepanjang hari dan setiap hari.

Keberadaan kota tenda ini menjadi salah satu tempat banyak orang melakukan berbagai aktivitas sosial. Ada banyak organisasi di Amerika Serikat yang sering melakukan kegiatan sosial di tempat ini. Mereka melakukan berbagai macam aktivitas misalnya melakukan edukasi kepada para tunawisma, meningkatkan keterampilan dan kemampuan kerja para tunawisma, melakukan berbagai macam aktivitas yang bisa mendorong para tunawisma untuk terus berkarya dan bekerja. Selain itu, ada juga beberapa orang yang memberikan bantuan berupa barang maupun uang kepada para tunawisma yang berada di rumah tenda ini.

Keberadaan rumah tenda yang ada di Amerika Serikat ini cukup menarik perhatian dunia. Ini dianggap unik dan bisa dijadikan salah satu solusi yang tepat untuk mengurangi pemandangan tunawisma yang menyebar di kota di seluruh Amerika Serikat.

Program Pengentasan Pengangguran di Utah

Program Pengentasan Pengangguran di Utah – Amerika Serikat merupakan negara yang sangat terkenal dengan kekayaan dunianya. Banyak negara lain yang tampak iri dengan peningkatan kualitas dan mutu negara di segala bidang. Sehingga mereka rela melakukan yang terbaik agar mampu menyaingi prestasi tersebut. Namun keadaan yang sebenarnya tidak begitu, masih banyak sisi negatif yang menjadi pemikiran utama pemerintah setempat. Seperti yang terjadi di Utah. Negara bagian Amerika Serikat tersebut memiliki jumlah pengangguran dan tunawisma yang tidak sedikit sejak beberapa tahun terakhir.

Menilik pada tahun 2014 silam, jumlah pengangguran di Utah mulai mengalami peningkatan yang cukup drastis. Sebagian besar penduduk di wilayah tersebut tidak memiliki tempat tinggal tetap. Bahkan beberapa dari mereka rela tidur di kolong jembatan, trotoar atau tempat lain yang sangat tidak layak. Namun semua yang dilakukan merupakan dorongan hidup. Pemerintah setempat pun mulai mencari solusi dan program untuk mengentas angka pengangguran.

Tidak jauh beda dengan Indonesia dan negara besar lainnya. Utah sendiri mendelegasikan pengangguran di atas ribuan orang. Program yang dilakukan pihak pemerintah memang berjalan. Akan tetapi hasilnya masih kurang memuaskan lantaran terkendala berbagai macam faktor, salah satunya adalah ekonomi. Diketahui bahwa penduduk di wilayah tersebut banyak yang tidak memiliki keahlian khusus. Sehingga hal tersebut mempersulit mereka untuk berbenah. Karena nyatanya, mereka hanya ingin berpangku tangan pada orang lain, terlebih mengandalkan bantuan pemerintah.

Berkaca dari tahun 2011, jumlah pengangguran di Utah mencapai 70 % dari penduduk sepenuhnya. Pada akhirnya pemerintah Utah memberikan fasilitas berupa rumah sederhana agar mereka bisa tinggal dengan nyaman dan aman. Namun semakin tahun jumlah tersebut bukan berkurang, malah lonjakan pun kian terjadi lantaran beberapa dari mereka masih tidak memiliki pekerjaan tetap. Sekalipun mereka lulusan universitas ternama, namun ijazah yang dimilikinya tidak banyak membantu dalam mengelola ekonomi untuk masa depan.

Lantas bagaimana dengan para pengangguran yang sama sekali tidak mengenyam pendidikan umum? Tentu saja warga tersebut hanya akan menggantung nasibnya pada kerasnya kehidupan. Diketahui bahwa pemerintah Utah telah mengembangkan program penanggulangan tunawisma yang bernama “Housingworks”. Program tersebut sengaja diberlakukan agar para pengangguran atau gelandangan bisa berteduh untuk mendapatkan pengembangan diri. Solusi dan program kerja pun diberikan agar mereka mulai berbenah untuk menyikapi masa depan.

Theclarawhitemission – Program tersebut hanya bertujuan untuk mengangkat derajat mereka seperti halnya orang besar pada umumnya. Namun kembali lagi, tidak semuanya mampu memiliki kepandaian dalam menjalankan pengembangan dan program kerja yang diberikan. Beberapa apartemen atau perumahan khusus pengangguran yang didirikan pun semakin ramai. Tak sedikit pengangguran yang rela melakukan hal terbaik agar bisa menikmati hidup. Kembali lagi, beberapa cara yang mereka lakukan masih belum mencapai titik maksimal.

Pemerintah Utah selalu berupaya agar warganya tetap berada di jalur kesejahteraan. Mereka telah mengembangkan sistem kepribadian agar para pengangguran mulai mendapatkan pekerjaan yang layak di hari mendatang. Sejumlah kebebasan telah diterapkan agar tidak memberatkan kaum tunawisma dalam melakukan hal – hal yang mereka inginkan.

Baca juga : Dampak COVID-19 Terhadap Pengangguran di Amerika Serikat

Para donatur lokal dan asing pun juga turut menjalankan program tersebut agar tingkat pengangguran di Utah makin tahun makin menurun. Hal itu telah terbukti di awal tahun 2015. Dimana keadaan ekonomi mereka mulai berkembang. Dan penurunan pun terjadi di masa pandemi COVID-19. Tak hanya kaum tunawisma saja yang mengalami keterpurukan. Bahkan para pekerja pun rela kehilangan pekerjaan utamanya. Dan kondisi tersebut masih menjadi PR terberat bagi pemerintah Utah agar semuanya kembali normal di tahun berikutnya.

Dampak COVID-19 Terhadap Pengangguran di Amerika Serikat

Dampak COVID-19 Terhadap Pengangguran di Amerika Serikat – Tahun 2019 telah menjadi kabar terburuk bagi semua negara. Bagaimana tidak? Sebab pandemi COVID-19 telah merusak masa depan bangsa. Dimana kondisi perekonomian dunia pun kerap mengalami penurunan yang sangat tidak wajar. Terlebih yang telah terjadi di Amerika Serikat, wabah tersebut semakin menyesakkan para pekerja. Karena mereka tidak mampu menjamin masa depannya yang telah terencana sejak dulu.

Theclarawhitemission – Apalagi kalangan pengangguran dan tunawisma. Tentu saja mereka semakin terpuruk dalam menjalankan kehidupan. Virus corona merupakan wabah yang sangat mematikan. Ironisnya, detik ini saja penyakit tersebut masih ada dan tersebar ke semua negara. Hal ini menjadi pukulan keras bagi semua orang, terlebih mereka yang awalnya tidak memiliki pekerjaan tetap. Dan dampak virus tersebut telah kami rangkum pada segmen berikut ini, yakni:

  • Mengalami PHK Sementara Hingga Permanen

Pandemi COVID-19 di Amerika Serikat seakan – akan mengubur kepiawaian para pekerja dan perusahaan besar. Beberapa dari mereka mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sementara hingga permanen. Bagi mereka yang menjalankan aktivitas kerja seperti Work From Home (WFH), tentunya nilai pendapatan yang dihasilkan malah berkurang. Namun yang dialami bagi mantan karyawan, jelas sekali kalau kondisi tersebut semakin memperkeruh keadaan.

Yang awalnya mereka mendapatkan gaji besar atau cukup untuk kebutuhan sehari – hari, namun kini hal tersebut berbanding terbalik berdasarkan keadaan yang sebenarnya. Sehingga mereka menjadi pengangguran dalam jangka waktu yang tidak ditentukan. Kondisi tersebut sangat memprihatinkan sekali bagi bangsa terbaik dunia. Namun apalah daya, semua telah terjadi dan tidak mungkin bisa kembali secara normal.

Baca juga : Acara Sosial Untuk Kaum Tunawisma di Amerika Serikat

  • Belum Menemukan Lapangan Pekerjaan yang Cocok

Dampak buruk yang lainnya yakni para pengangguran pun belum mampu menemukan lapangan pekerjaan yang cocok. Hal ini menjadi fakta dimana mereka tidak memiliki ijazah atau keahlian khusus. Sebab pada sejarahnya, mereka tidak mengenyam pendidikan secara utuh. Kondisi ini juga semakin menyulitkan mereka untuk bangkit ke arah yang lebih maju. Sebab persaingan semakin ketat dan kondisi ekonomi yang mereka miliki tidak mampu untuk menjadikannya tetap bertahan.

Diketahui bahwa Amerika Serikat tidak pernah mencoba – coba untuk mempekerjakan kalangan amatir. Sekalipun mereka masih baru, diharuskan untuk memiliki pendidikan tinggi dan keahlian khusus. Namun kaum pengangguran tak kan pernah mampu untuk menggapai cita – citanya. Dan mau tidak mau mereka pun harus segera keluar dari kerasnya kehidupan. Tercatat bahwa mereka semakin tidak berdaya sejak kemunculan COVID-19.

  • Kehilangan Masa Depan yang Cerah

Dan dampak yang sangat buruk lagi tak lain adalah kehilangan masa depan yang begitu cerah. Jangankan pada masa pandemi, sebelumnya pun mereka terlihat kurang agresif dalam menjalankan kehidupan yang paripurna di dunia. Itu karena beberapa dari mereka telah salah mengambil keputusan dan pergaulan. Amerika Serikat merupakan negara bebas, namun individu yang terlibat dalam keterpurukan bukan merupakan tanggung jawab pemerintah. Kemunculan pandemi ini pun semakin mengubur warna hari tua mereka.

Sejumlah lokakarya pun selalu ada di berbagai wilayah. Namun mereka yang telah terjerumus ke jalan yang salah tidak mampu mengikuti program tersebut. Padahal rencana itu bisa menumbuhkan ekonomi masing – masing pribadi untuk menyikapi pandemi COVID-19. Dan pada intinya, wabah tersebut tak hanya menyerang kalangan pengangguran, melainkan semua orang besar lainnya. Ironisnya, masih belum ada kepastian kapan wabah tersebut akan berakhir. Sehingga angka pengangguran di Amerika Serikat pun bakal terus bertambah.

Acara Sosial Untuk Kaum Tunawisma di Amerika Serikat

Acara Sosial Untuk Kaum Tunawisma di Amerika Serikat – Amerika Serikat selalu memiliki cerita yang begitu mengesankan. Dunia pun tahu bahwa negara yang satu ini sangat unggul dalam segala hal mulai dari bidang ekonomi, pendidikan, teknologi dan lain – lain. Akan tetapi masih ada hal yang mengganjal di pandangan mata setelah mengetahui adanya kaum tunawisma. Beberapa pemerintah daerah pun selalu sigap menangani kondisi tersebut. Namun jumlah pengangguran dan gelandangan terus bertambah setiap tahunnya.

Berbagai pihak sosial pun turut mengeluarkan tenaga, pikiran hingga dana untuk meretas kondisi tersebut. Hingga akhirnya mereka membuat forum sosial terhadap kaum tunawisma. Dan berikut merupakan beberapa acara yang mereka bangun dan kembangkan hingga saat ini, di antaranya:

1. Menciptakan Lokakarya

Theclarawhitemission – Salah satu acara sosial untuk menangani masalah tunawisma yaitu menciptakan lokakarya. Dimana hal ini memiliki banyak tujuan yang memungkinkan semua pengangguran bisa tumbuh dan menjadi pribadi yang lebih baik. Program tersebut telah berlangsung sejak beberapa tahun silam dan hingga kini masih tetap berjalan.

Segala jenis keahlian pun telah menjadi bahan pembelajaran utama. Itu karena mereka sangat butuh informasi akurat untuk menunjang kehidupan yang lebih layak ke depannya. Uniknya para pembicara pun memiliki pengalaman yang luar biasa untuk membangun semua jati dari masing – masing individu. Terbukti bahwa beberapa dari kalangan pengangguran bisa terbebas dari keterpurukan.

2. Memberikan Sumbangan

Program sosial yang kedua yakni memberikan sumbangan berupa materi yang selalu meningkat. Beberapa aliansi dan perusahaan swasta selalu bergerak lebih maju untuk menunjang kebutuhan para kalangan menengah ke bawah. Sejatinya peran pemerintah pun juga terlibat dalam acara tersebut. Hanya saja nilai – nilai positif yang mereka kembangkan masih belum berjalan secara menyeluruh.

Sampai detik ini saja sumbangan tersebut tetap menghiasi para pengangguran. Itu karena para donatur merasa iba dengan keadaan yang selama ini terjadi. Segala aktivitas penggalangan dana pun terus tumbuh dan meningkat setiap harinya. Nantinya uang yang terkumpul bisa langsung menjadikan mereka semakin menikmati keindahan dunia nyata.

3. Membangun Fasilitas

Acara sosial yang ketiga ialah membangun segala fasilitas untuk menampung para pengangguran. Dimana beberapa Kota di Amerika Serikat berlomba – lomba untuk memberikan yang terbaik agar kondisi kemiskinan makin cepat terselesaikan. Beberapa negara maju lainnya pun turut mengambil peran untuk masalah tersebut. Karena bagi mereka, membantu masalah negara lain sama halnya meningkatkan kredibilitas bangsa.

Mengacu pada sejumlah sumber, Amerika Serikat memiliki fasilitas yang tepat untuk mengerahkan para pengangguran. Mereka telah membangun apartemen dan rumah tingkat yang sangat sederhana agar aktivitas bermalam di tempat tak wajar semakin berkurang. Namun jaminan masa depan mereka masih tetap dipertanyakan. Namun beberapa kalangan menyikapinya dengan melakukan segala cara.

Baca juga : Tidak Selalu Indah, Beginilah Potret Gelandangan di Amerika Serikat

4. Menggalang Jasa

Dan program sosial yang tak kalah pentingnya lagi adalah menggalang jasa. Tak hanya dana saja yang disumbangkan untuk mengangkat derajat para pengangguran. Namun keahlian dan etos kerja yang mereka miliki semakin menumbuhkan masa depan yang jauh lebih baik.

Terlihat bahwa beberapa perusahaan swasta telah mempekerjakan mereka secara layak dan sesuai dengan bidang masing – masing. Jasa mereka sangat membantu di tengah krisis ekonomi yang melanda negara. Walaupun pendapatan yang mereka hasilkan dirasa cukup, setidaknya hal itu mengurangi beban mereka dalam menjalankan hidup. Dan uniknya kaum gelandangan dan tunawisma pun bisa berkurang jika hal tersebut semakin terjadi di kemudian hari.